Saturday, February 16, 2008

Nama Panggilan


Pas terakhir imunisasi di BKIA, ceritanya kita ketemu sama seorang bapak dari bayi perempuan usia 2 bulan. Bapak itu sempet ngobrol sama Hil.

B: Anaknya laki-laki atau perempuan?
H: Laki-laki.
B: Ooo, anak saya perempuan. Namanya siapa?
H: Mantra Senja.
B: Mantra Senja? Artinya apa?

Ih heran. Kan gak semua nama mesti ada artinya yah. Coba ada bayi namanya Bambang, trus apa kita nanya gitu,"Ooo namanya Bambang, artinya apa?" Kan enggak dong ya. Tapi biar deh orang bertanya-tanya terus kenapa namanya Mantra Senja. Artinya itu nama keren banget dan mengundang misteri *halah*

Terkait soal nama, Senja dipanggil beda-beda sama semua orang. Sejak awal nyokap gw bersikukuh ingin memanggil Senja dengan panggilan Ciput. Entah dapet wangsit dari mana. Seperti Pelangi yang tiba-tiba dia panggil Upit (dan berkelanjutan sampai sekarang), maka Senja pun rencananya dipanggil Ciput.

Nama panggilan itu sempat diprotes sanak saudara. Kebayang gak sih kalo Senja tumbuh jadi laki-laki remaja tinggi besar, berjenggot, berkumis, trus dipanggil Utinya dari jauh,"Cipuuuutt.." Gile, jatuh gak tuh kredibilitasnya? Tapi nyokap gw bersikukuh, karena Ciput adalah singkatan dari Citra-putra. Haduileee, maksa ya booooo, kekiekeikeiek..

Di Kayumanis, Senja lebih sering dipanggil dengan Mantra. Dulu, pas hari-hari awal, bokap gw juga sempet manggil Senja dengan Mantra. Nah di Kayumanis, sampai sekarang ya masih sering dipanggil Mantra. Termasuk dipanggil sama Mbah Uti, alias nyokapnya Hil. Gapapa deh, mau Mantra kek, mau Senja kek, yang penting ganteng *lho*

Pas Senja baru lahir, seperti biasa ada woro-woro di kantor. Karena gw gak ngecek email berhari-hari jadilah gw gak ngecek isi imel kantor yang berisi woro-woro itu. Dan karena email kantor lantas bermasalah dan menghilangkan seluruh isi inbox semua orang, alhasil gw gak pernah tau apa reply dari email woro-woro seputar kelahiran Senja. Yang jelas, temen-temen kantor pada sibuk nyari-nyari nama panggilan buat Mantra Senja. Ada yang usul Maman, ada juga yang usul Jaja. Dwoh.

Sementara si Ibu, hampir selalu manggil Senja dengan 'cakep'. Untuk yang satu ini gak bisa gw tolak deh. Lha wong beneran cakeeeuuuppp...

No comments: